Skip to content
kelindan kata kelindan kata

Bahasa, Sastra, Pendidikan, dan Gagasan

kelindan kata kelindan kata

Bahasa, Sastra, Pendidikan, dan Gagasan

  • Beranda
  • Ruang Redaksi
    • Tentang Kami
    • Dewan Redaksi
    • Kebijakan Privasi
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kritik Sastra
  • Pendidikan
    • Guru Inspiratif
    • Pembelajaran Inovatif
  • Sudut Pandang
    • Resensi Buku
    • Esai dan Opini
    • Tradisi dan Budaya
  • Tokoh
  • Kabar Sastra
  • Bahasa
  • Kelindan
  • Kosa Kata
  • Unduhan
  • Kirim Tulisan
  • Beranda
  • Ruang Redaksi
    • Tentang Kami
    • Dewan Redaksi
    • Kebijakan Privasi
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kritik Sastra
  • Pendidikan
    • Guru Inspiratif
    • Pembelajaran Inovatif
  • Sudut Pandang
    • Resensi Buku
    • Esai dan Opini
    • Tradisi dan Budaya
  • Tokoh
  • Kabar Sastra
  • Bahasa
  • Kelindan
  • Kosa Kata
  • Unduhan
  • Kirim Tulisan
Close

Search

kelindan kata kelindan kata

Bahasa, Sastra, Pendidikan, dan Gagasan

kelindan kata kelindan kata

Bahasa, Sastra, Pendidikan, dan Gagasan

  • Beranda
  • Ruang Redaksi
    • Tentang Kami
    • Dewan Redaksi
    • Kebijakan Privasi
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kritik Sastra
  • Pendidikan
    • Guru Inspiratif
    • Pembelajaran Inovatif
  • Sudut Pandang
    • Resensi Buku
    • Esai dan Opini
    • Tradisi dan Budaya
  • Tokoh
  • Kabar Sastra
  • Bahasa
  • Kelindan
  • Kosa Kata
  • Unduhan
  • Kirim Tulisan
  • Beranda
  • Ruang Redaksi
    • Tentang Kami
    • Dewan Redaksi
    • Kebijakan Privasi
  • Sastra
    • Puisi
    • Cerpen
    • Kritik Sastra
  • Pendidikan
    • Guru Inspiratif
    • Pembelajaran Inovatif
  • Sudut Pandang
    • Resensi Buku
    • Esai dan Opini
    • Tradisi dan Budaya
  • Tokoh
  • Kabar Sastra
  • Bahasa
  • Kelindan
  • Kosa Kata
  • Unduhan
  • Kirim Tulisan
Kosa Kata

4 Cara Kata Asing Masuk ke Bahasa Indonesia

By Admin
September 1, 2026 2 Min Read
0

[Sumber gambar: Infografis Chat GPT]

4 Cara Kata Asing Masuk ke Bahasa Indonesia

Ada empat cara yang perlu kamu ingat. Semuanya berakhiran bunyi -asi, sehingga mudah diingat:

Adopsi – Adaptasi – Translasi – Kreasi

1. Adopsi

Adopsi berarti mengambil kata dari bahasa lain dan menggunakannya hampir tanpa perubahan. Bentuk dan maknanya tetap atau hampir tetap.

Contohnya:

  • supermarket → supermarket
  • hotel → hotel
  • film → film
  • plaza → plaza

Jadi, kata dari bahasa lain seperti dipinjam dan digunakan dalam bahasa Indonesia.

Adopsi mengambil.

2. Adaptasi

Adaptasi berarti mengambil kata dari bahasa lain, tetapi bentuk atau ejaannya disesuaikan dengan aturan bahasa Indonesia.

Contohnya:

  • television → televisi
  • information → informasi
  • activity → aktivitas
  • organization → organisasi

Kita masih dapat melihat hubungan antara kata asal dan kata dalam bahasa Indonesia, tetapi penulisannya sudah berubah agar sesuai dengan bahasa Indonesia.

Adaptasi menyesuaikan.

3. Translasi

Translasi berarti mengambil makna dari istilah asing, kemudian menerjemahkannya menjadi istilah dalam bahasa Indonesia.

Contohnya:

  • overlap → tumpang tindih
  • pilot project → proyek rintisan
  • download → unduh
  • upload → unggah

Kita tidak menggunakan kata asingnya secara langsung. Kita mencari kata atau ungkapan dalam bahasa Indonesia yang memiliki makna yang sesuai.

Translasi menerjemahkan.

4. Kreasi

Kreasi berarti membuat istilah dalam bahasa Indonesia berdasarkan gagasan dari istilah asing. Kata yang dibuat tidak harus memiliki bentuk yang sama dengan kata asalnya.

Contohnya:

  • spare parts → suku cadang
  • shuttle → ulang-alik

Kata suku cadang, misalnya, tidak sama bentuknya dengan spare parts. Namun, keduanya menunjuk pada gagasan yang sama.

Dalam proses kreasi, kita seperti membuat sebuah kata baru dengan cara kita sendiri, tetapi tetap membawa makna yang sesuai.

Kreasi menciptakan.

Yuk, Ingat Empat Kata Ini!

Agar tidak mudah lupa, ingat kalimat berikut:

Adopsi mengambil,
adaptasi menyesuaikan,
translasi menerjemahkan,
kreasi menciptakan.

Jadi, ketika bertemu kata yang berasal dari bahasa lain, coba tanyakan:

Apakah kata itu diambil begitu saja?
Itulah adopsi.

Apakah bentuknya disesuaikan?
Itulah adaptasi.

Apakah maknanya diterjemahkan?
Itulah translasi.

Apakah dibuat istilah baru berdasarkan gagasannya?
Itulah kreasi.

Dengan memahami empat cara tersebut, kamu akan mengetahui bahwa bahasa Indonesia tidak hanya memiliki kata-kata yang sudah ada sejak dahulu. Bahasa Indonesia juga terus berkembang dengan menerima, menyesuaikan, menerjemahkan, dan menciptakan istilah baru.

Author

Admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Dari Dongeng Masa Kecil hingga Profesor Sastra: Pelajaran dari Prof. Yulianeta

Next

Ranggawarsita: Pujangga yang Membaca Zaman

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tentang Situs Ini

Kelindan Kata [Membaca Teks, Menafsir Zaman] adalah media Bahasa, Sastra, Pendidikan, dan Gagasan yang dikelola oleh tim akademisi dan penulis. Kami hadir untuk menyediakan ruang berbagi karya, pemikiran, dan penelitian dalam bentuk opini, esai, dan artikel ringan dalam banyak rubrik. ilmiah, Dengan tujuan memperkaya khazanah literasi Indonesia, situs ini terbuka untuk mahasiswa, dosen, peneliti, maupun masyarakat umum yang ingin menyalurkan ide dan karyanya.

Cari

Temukan Kami

Alamat

Jalan Babakan Ciparay No. 320, Kota Bandung, Jawa Barat 40233

Email 

heri.press17@gmail.com / komunitaskembangsepatu@gmail.com

Jam Buka
Senin—Jumat: 09:00–17:00
Sabtu & Minggu: 10:00–15:00

Redaksi

  • Tentang Website
  • Visi dan Misi
  • FAQ

Kebijakan

  • Pedoman Penulisan
  • Etika Publikasi

Mari Berkontribusi

  • Kontak
  • Menjadi Penulis Kelindan Kata
  • Donasi
Copyright 2026 — kelindan kata. All rights reserved.