Kirim Tulisan
1. SASTRA
1.1 Puisi
Tujuan: Menampilkan karya puisi yang kuat secara artistik sekaligus memiliki daya gugah bagi pembaca.
Aturan penulisan:
- Puisi harus merupakan karya orisinal penulis.
- Tema bebas, tetapi diutamakan berkaitan dengan manusia, kehidupan, kebudayaan, bahasa, ingatan, alam, atau persoalan sosial.
- Mengutamakan kekuatan diksi, imaji, metafora, simbol, ritme, dan kedalaman makna.
- Tidak harus menggunakan rima atau bentuk puisi tertentu.
- Judul harus singkat, kuat, dan menarik.
- Panjang ideal 15–50 baris.
- Jika diperlukan, dapat disertai catatan singkat mengenai latar penciptaan karya, maksimal 100 kata.
- Hindari puisi yang sekadar menyampaikan pesan secara langsung tanpa pengolahan bahasa yang kuat.
1.2 Cerpen
Tujuan: Menyajikan cerita pendek yang memiliki kekuatan cerita, karakter, konflik, dan bahasa.
Aturan penulisan:
- Cerpen harus merupakan karya orisinal dan belum pernah dipublikasikan di media lain.
- Memiliki tokoh, konflik, perkembangan peristiwa, dan penyelesaian atau akhir yang kuat.
- Mengutamakan kekuatan cerita dan karakter, bukan sekadar panjang tulisan.
- Dialog harus alami dan memiliki fungsi dalam perkembangan cerita.
- Hindari pembukaan yang terlalu panjang dan penjelasan yang berlebihan.
- Bahasa harus efektif, hidup, dan sesuai dengan dunia cerita.
- Panjang ideal 1.500–5.000 kata.
- Judul harus menarik dan relevan dengan keseluruhan cerita.
1.3 Kritik Sastra
Tujuan: Membaca dan menilai karya sastra secara kritis, argumentatif, dan mendalam.
Aturan penulisan:
- Objek kritik dapat berupa puisi, cerpen, novel, drama, atau karya sastra lainnya.
- Tulisan harus memiliki tesis atau sudut pandang yang jelas.
- Analisis harus didukung bukti dari karya, bukan hanya pendapat pribadi.
- Kutipan dari karya digunakan seperlunya untuk memperkuat argumentasi.
- Dapat menggunakan pendekatan sastra tertentu, seperti struktural, sosiologis, psikologis, feminis, historis, ekokritik, atau pendekatan lainnya.
- Kritik tidak boleh berhenti pada ringkasan isi karya.
- Kritik harus membahas kekuatan, kelemahan, kebaruan, konteks, atau persoalan yang terdapat dalam karya.
- Kritik diarahkan pada karya dan gagasan, bukan serangan personal terhadap penulis.
2. PENDIDIKAN
2.1 Guru Inspiratif
Tujuan: Menghadirkan pengalaman, gagasan, dan praktik guru yang dapat menginspirasi pembaca.
Aturan penulisan:
- Tulisan dapat berbentuk profil, pengalaman, wawancara, atau kisah reflektif.
- Utamakan pengalaman nyata dan praktik yang benar-benar dilakukan.
- Jelaskan persoalan yang dihadapi guru, tindakan yang dilakukan, serta hasil atau pembelajaran yang diperoleh.
- Hindari tulisan yang hanya memuji guru tanpa memberikan contoh konkret.
- Sertakan kutipan langsung apabila tulisan berbasis wawancara.
- Fokus pada gagasan, metode, keteladanan, atau inovasi yang dapat dipelajari pembaca.
- Panjang ideal 800–1.500 kata.
2.2 Pembelajaran Inovatif
Tujuan: Membagikan gagasan, metode, media, atau praktik pembelajaran yang kreatif dan relevan.
Aturan penulisan:
- Jelaskan masalah atau kebutuhan pembelajaran yang menjadi latar belakang.
- Uraikan metode atau inovasi secara konkret sehingga dapat dipahami dan, bila memungkinkan, diterapkan oleh guru lain.
- Jelaskan tahapan penerapan secara sistematis.
- Sertakan hasil, pengalaman, atau evaluasi penerapan.
- Gunakan istilah pendidikan secara tepat dan mudah dipahami.
- Hindari klaim bahwa suatu metode “paling efektif” tanpa bukti atau pengalaman yang mendukung.
- Dapat dilengkapi data, contoh kegiatan, atau dokumentasi pendukung.
- Panjang ideal 800–1.500 kata.
3. SUDUT PANDANG
3.1 Resensi Buku
Tujuan: Membantu pembaca memahami dan mempertimbangkan sebuah buku melalui ulasan yang informatif dan kritis.
Aturan penulisan:
- Cantumkan identitas buku: judul, penulis, penerbit, tahun terbit, jumlah halaman, dan informasi relevan lainnya.
- Berikan gambaran umum isi buku tanpa membocorkan bagian penting secara berlebihan.
- Bahas kekuatan dan kelemahan buku.
- Nilai gaya bahasa, struktur, gagasan, karakter, argumentasi, atau aspek lain sesuai jenis buku.
- Jangan hanya menceritakan kembali isi buku.
- Resensi harus menunjukkan posisi atau penilaian penulis resensi.
- Hindari penilaian yang tidak disertai alasan.
- Panjang ideal 700–1.200 kata.
3.2 Esai dan Opini
Tujuan: Menyampaikan gagasan, pandangan, atau refleksi penulis terhadap suatu persoalan.
Aturan penulisan:
- Memiliki gagasan utama atau tesis yang jelas.
- Pembahasan harus argumentatif dan tidak sekadar menyatakan pendapat.
- Gunakan fakta, data, pengalaman, atau referensi yang relevan untuk memperkuat argumentasi.
- Struktur ideal terdiri atas pembukaan, pengembangan gagasan, argumentasi, dan penutup.
- Bahasa boleh personal dan reflektif, tetapi tetap logis.
- Hindari ujaran kebencian, fitnah, penghinaan, dan tuduhan tanpa dasar.
- Untuk isu aktual, fakta dan data harus diperiksa sebelum diterbitkan.
- Panjang ideal 800–1.500 kata.
3.3 Tradisi dan Budaya
Tujuan: Mendokumentasikan, memperkenalkan, dan membaca tradisi serta kebudayaan secara kritis dan kontekstual.
Aturan penulisan:
- Dapat mengangkat tradisi, kesenian, bahasa, kuliner, ritual, sejarah lokal, kerajinan, atau praktik budaya lainnya.
- Jelaskan konteks asal-usul dan kehidupan masyarakat yang berkaitan dengan objek budaya.
- Utamakan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
- Jika memungkinkan, sertakan hasil wawancara dengan pelaku atau masyarakat setempat.
- Hindari menggambarkan budaya secara eksotis, stereotip, atau merendahkan.
- Bedakan fakta, interpretasi, dan pendapat penulis.
- Tulisan diharapkan tidak hanya mendeskripsikan tradisi, tetapi juga membahas makna dan relevansinya bagi kehidupan sekarang.
- Panjang ideal 800–1.500 kata.
4. BAHASA
Tujuan: Membahas bahasa Indonesia dan persoalan kebahasaan secara informatif, kritis, dan mudah dipahami.
Aturan penulisan:
- Dapat membahas kosakata, tata bahasa, ejaan, istilah, perkembangan bahasa, penggunaan bahasa di media, atau fenomena kebahasaan.
- Mengutamakan ketepatan berdasarkan kaidah dan sumber kebahasaan yang kredibel.
- Jika membahas bentuk bahasa yang dianggap salah, jelaskan alasan dan bentuk yang dianjurkan.
- Hindari sikap menghakimi terhadap penutur bahasa.
- Gunakan contoh konkret agar pembahasan mudah dipahami.
- Istilah kebahasaan harus dijelaskan apabila berpotensi tidak dipahami pembaca umum.
- Panjang ideal 600–1.200 kata.
5. TOKOH
Tujuan: Mengenalkan sosok yang memiliki kontribusi, pemikiran, karya, atau pengaruh dalam bidang sastra, pendidikan, bahasa, budaya, dan bidang terkait.
Aturan penulisan:
- Tokoh dapat berasal dari masa lalu maupun masa kini.
- Utamakan tokoh yang memiliki kontribusi, pemikiran, karya, atau kisah yang relevan bagi pembaca.
- Tulisan dapat berbentuk profil, biografi singkat, wawancara, atau tulisan feature.
- Sajikan fakta kehidupan dan perjalanan tokoh secara akurat.
- Fokus pada gagasan, karya, kontribusi, perjuangan, atau pengaruh tokoh.
- Hindari glorifikasi berlebihan.
- Jika terdapat kontroversi atau perbedaan pendapat mengenai tokoh, sajikan secara proporsional dan berdasarkan sumber.
- Panjang ideal 800–1.500 kata.
6. KABAR SASTRA
Tujuan: Menyampaikan informasi aktual mengenai perkembangan dunia sastra.
Aturan penulisan:
- Mengutamakan peristiwa yang aktual dan memiliki nilai berita.
- Dapat berupa berita peluncuran buku, penghargaan sastra, festival, diskusi, seminar, penerbitan, kegiatan komunitas, atau peristiwa sastra lainnya.
- Informasi utama harus disampaikan secara jelas pada bagian awal.
- Gunakan prinsip 5W+1H: apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, dan bagaimana.
- Cantumkan sumber informasi dan kutipan narasumber secara akurat.
- Berita harus faktual, objektif, dan tidak bercampur dengan opini pribadi penulis.
- Hindari judul yang menyesatkan atau berlebihan.
- Panjang ideal 400–800 kata.
7. KELINDAN
Tujuan: Menghubungkan sastra dengan bidang lain serta membaca berbagai persoalan melalui perspektif lintas disiplin.
Aturan penulisan:
- Tulisan dapat menghubungkan sastra dengan sejarah, filsafat, psikologi, pendidikan, teknologi, lingkungan, seni, masyarakat, atau bidang lainnya.
- Harus terdapat hubungan yang jelas antara sastra dan bidang yang dibahas.
- Jangan menjadikan karya sastra sekadar hiasan atau contoh tambahan.
- Jelaskan bagaimana kedua bidang tersebut saling berkaitan.
- Gunakan referensi atau data pendukung jika diperlukan.
- Tulisan diharapkan menghasilkan perspektif atau pemahaman baru bagi pembaca.
- Bahasa dapat bersifat esai dan reflektif, tetapi argumentasi tetap harus kuat.
- Panjang ideal 800–1.500 kata.
8. KOSA KATA
Tujuan: Memperkenalkan kata, istilah, ungkapan, atau kekayaan kosakata kepada pembaca.
Aturan penulisan:
- Setiap tulisan berfokus pada satu kata, istilah, atau kelompok kata yang memiliki nilai kebahasaan atau budaya.
- Jelaskan bentuk kata, arti, asal-usul, penggunaan, dan konteksnya jika informasi tersebut tersedia.
- Berikan contoh penggunaan dalam kalimat.
- Jika kata memiliki lebih dari satu makna, jelaskan perbedaan maknanya.
- Bedakan kata baku, tidak baku, arkais, daerah, serapan, slang, atau istilah khusus apabila relevan.
- Hindari memberikan etimologi yang belum memiliki dasar sumber yang jelas.
- Gunakan bahasa yang ringkas, jelas, dan mudah dipahami.
- Panjang ideal 300–700 kata.
KETENTUAN UMUM
- Setiap tulisan harus merupakan karya orisinal dan bukan hasil plagiarisme.
- Penulis bertanggung jawab atas keakuratan informasi yang disampaikan.
- Gunakan bahasa Indonesia yang baik, jelas, komunikatif, dan sesuai konteks tulisan.
- Judul harus menarik, ringkas, dan sesuai dengan isi tulisan.
- Hindari penggunaan bahasa yang berlebihan, klise, dan bertele-tele.
- Fakta, data, kutipan, nama, tanggal, tempat, dan informasi penting lainnya harus diperiksa sebelum naskah dikirimkan.
- Sumber atau referensi wajib dicantumkan apabila tulisan menggunakan data, teori, kutipan, atau informasi dari pihak lain.
- Kutipan langsung harus ditulis secara akurat dan tidak mengubah makna sumber.
- Penulis wajib menghormati hak cipta karya, foto, ilustrasi, dan materi lain yang digunakan dalam tulisan.
- Redaksi berhak melakukan penyuntingan bahasa, struktur, judul, dan teknis naskah tanpa mengubah substansi utama tulisan.
- Tulisan yang mengandung plagiarisme, informasi palsu, fitnah, ujaran kebencian, atau pelanggaran hak cipta dapat ditolak.
- Setiap naskah sebaiknya memiliki satu gagasan utama yang jelas dan memberikan sesuatu kepada pembaca, baik berupa pengetahuan, pengalaman, perspektif, maupun kenikmatan estetik.
BIONARASI PENULIS
- Setiap tulisan wajib disertai bionarasi penulis dengan panjang maksimal 150 kata.
- Bionarasi dapat memuat nama, latar belakang singkat, profesi atau aktivitas, karya yang pernah diterbitkan, penghargaan, serta informasi lain yang relevan dengan kepenulisan.
- Bionarasi ditulis dalam satu paragraf dan menggunakan sudut pandang orang ketiga.
- Bionarasi hendaknya ditulis secara ringkas, informatif, dan relevan dengan profil penulis. Penulis tidak perlu mencantumkan informasi pribadi yang bersifat sensitif.
PENGIRIMAN NASKAH
- Naskah dan bionarasi dapat dikirimkan melalui email:
atau
komunitaskembangsepatu@gmail.com
- Subjek email disarankan menggunakan format:
[Rubrik] – [Judul Tulisan] – [Nama Penulis]
Contoh:
[Esai dan Opini] – Membaca Kota melalui Sastra – Heri
- Naskah dikirim dalam format dokumen yang dapat disunting, seperti DOC atau DOCX.
- Bionarasi dapat ditempatkan pada bagian akhir naskah atau dikirim sebagai dokumen terpisah.
- Penulis disarankan mencantumkan nomor kontak yang dapat dihubungi redaksi apabila diperlukan untuk proses penyuntingan dan konfirmasi naskah.
- Pengiriman naskah berarti penulis menyatakan bahwa naskah merupakan karya sendiri dan bertanggung jawab atas isi tulisan.
- Redaksi berhak menentukan kelayakan, waktu penerbitan, rubrik, judul, serta penyuntingan naskah sesuai dengan kebutuhan penerbitan.